Contoh type 36/72 MawarContoh type 30/72 Melati

Hari Minggu, 1 Juni 2008 saya dan keluarga lihat2 pameran di Margo City, tertarik sama Taman Anyelir karena DP nya kecil dab semua biaya sudah masuk harga jual.

 Kondisi tanah di Lokasi tahap 2

Sorenya sama isteri, saya lihat ke lokasi. Di tahap 1 pembangunannya sudah kelihatan bentuknya +/- 70%, cuma sayang jalan masuknya sempit, lewat perkampungan. Nilai plusnya deket dengan SD Negeri.

Rumah type 30/72 Melati di tahap 1Rumah type 36/72 Mawar di tahap 1

Di tahap 2, ketemu pekerja yang sedang mematangkan tanah untuk jalan masuk, jalannya masih belum tembus ke rencana kapling (+/- 10 meter kurang nya).

Lokasi ini lebih deket dengan jalan raya, jalan masuk milik perumahan. Dekat pintu masuk ada Masjid, TK, SD Islam, SMP dan SMK swasta.

Tanah darat, bekas pepohonan bambu dan sebagian di pakai lapangan bola.

 

Hari Selasa, 3 Juni 2008, Dengan mengajak Bapak saya yang mengerti seluk beluk perumahan, saya kembali melihat-lihat lokasi. Jalan masuk masih belum tembus ke areal kavling yang dipasarkan.

Bapak saya kasih komentar, untuk lokasi dan kondisi tanah bagus.

Setelah puas liat kondisi lokasi tahap 2, kami menuju lokasi tahap 1 untuk melihat dan membandingkan kondisi bangunan.

Kondisi bangunan standar BTN.

Setelah mendapatkan pertimbangan teknis dari Bapak, Kami menuju kantor pemasaran yang terletak di Ruko Grand Depok City.

Di kantor pemasaran kami ketemu Diana, staf pemasaran 021-95018325, 081575659869. Setelah melalui diskusi dan tanya2 akhirnya kami pilih type 30/72 melati di kavling E1 no 16. Pertimbangannya memilih type itu adalah tanah yang tersisa di belakang masih memungkinkan untuk dikembangkan untuk dibuatkan dapur dan kamar.

Kalo pilih type 36/72 sudah terlalu sempit dengan bangunan yang ada, apabila ingin menambah harus merombak bangunan yang ada.

Booking Fee 1 juta kami bayar saat itu, sedangkan Surat Pemesanan Rumah masih belum di terima, karena masih harus di tanda tangani pejabat/bos dulu menurut staf pemasaran.

 

Hari Kamis, 5 Juni 2008, Saya di telepon Wulan, staf yang mengurus administrasi  KPR, apakah saya dapat menyerahkan berkas persyaratan KPR lengkap pada hari Jum’at, 6 Juni 2008 untuk persyaratan mengikuti interview dengan BTN hari Sabtu, 7 Juni 2008? Saya jawab bisa.

 

Hari Jum’at, 6 Juni 2008, Pagi sebelum berangkat ke kantor, saya serahkan seluruh berkas. Tanda terima Booking Fee dari staf pemasaran diganti dengan kwitansi sementara dari bagian keuangan.

Hari Sabtu, 7 Juni 2008,  Jam 9 pagi sudah banyak yang berkumpul di kantor pemasaran. Cukup lama juga kita menunggu di kantor itu, karena masih banyak yang mesti melengkapi persyaratan administrasi KPR. Kurang lebih 1 jam kita menunggu disana, akhirnya di umumkan bahwa lokasi interview diadakan di kantor pemasaran GDC, yang letaknya kurang lebih 1 km dari kantor pemasaran Taman Anyelir.

Sudah banyak juga orang yang akan ikut interview, tidak hanya calon dari Taman Anyelir tetapi juga dari  perumahan Grand depok City.  Kita di serahkan formulir isian dari BTN yang berisi info tentang diri dan yang paling penting adalah jumlah penghasilan dari rincian pengeluaran tiap bulannya.

Proses interview berjalan lancer, dimana petugas dari BTN menanyakan dan meng klarifikasi data yang kita berikan. Terutama tentang pekerjaan dan tempat kita bekerja. Tidak terlalu lama proses interviewnya, Karin, staf BTN yang menginterview  menjelaskan bahwa berkas yang saya ajukan sudah memenuhi syarat, saya tinggal menunggu konfirmasi dari pihak pengembang, apakah ajuan kredit saya di terima atau tidak.

 

Doakan yach mudah-mudah cepat di acc ajuan kreditnya.